Pikiran
depresi yang tidak mempan obat, bisa berkurang gejalanya setelah mendapatkan
asupan omega 3. Joseph Hibbeln (peneliti medis senior) penduduk Finlandia yang
mengkonsumsi ikan laut minimal dua kali seminggu mengalami penurunan resiko
depresi sebesar 50%.
Makan
nasi juga dapat mengurangi depresi. Karbohidrat memicu lepasnya hormon insulin
ke aliran darah. Hormon ini membersihkan darah dari asam amino, kecuali
triptofan yang merupakan cikal bakal serotonin. Serotonin merupakan
neurotransmitter yang mampu mengurangi rasa nyeri, mengendalikan selera makan,
dan memberikan rasa tenang. Serotonin banyak terdapat pada coklat, sehingga
bagi penderita depresi, coklat merupakan pilihan yang baik.
Depresi
dapat menyebabkan gangguan tidur karena terganggunya efektivitas kerja
melatonin, yaitu substansi kimiawi yang dihasilkan oleh kelenjar otak yang
mengatur jam tidur seseorang. Melatonin juga bermanfaat sebagai antioksidan
yang akan manangkal serangan radikal bebas. Stress menyebabkan antioksidan
melatonin tidak dapat bekerja dengan baik. oleh sebab itu proses penuaan dini
lebih cepat menderita orang depresi.
Prevalensi
depresi 5 - 10% (2 wanita : 1 pria). Kelompok remaja dan usia lanjut lebih
rentan menderita depresi. Survei WHO di 14 negara, depresi mengakibatkan beban
sosial nomor 4 terbesar di dunia. Prediksi dalam dua dekade mendatang lebih
dari 300 juta orang depresi (depresi naik ke peringkat 2).
Dari
penelitian yang dilakukan terhadap 39 ribu orang, ditemukan bahwa kemurungan,
kelesuan yang melumpuhkan, rasa ditolak, keputusasaan, dan keinginan bunuh
diri. Belakangan ini dialami masyarakat pada rentang usia yang semakin muda.
Orang
depresi mempunyai kadar adrenalin yang lebih tinggi dibandingkan orang biasa.
Adrenalin akan memberikan tambahan energi untuk mengatasi persoalan yang
dihadapi. Meningkatkan kadar adrenalin yang memakai zat gizi yang disimpan
dalam tubuh kita. Tingginya tingkat depresi akan menghabiskan persediaan zat
gizi dan meninggalkan sedikit sisa untuk keperluan tenaga sehari-hari. Itulah
sebabnya orang yang depresi mudah sekali mengalami kelelahan. Peran makanan
untuk membantu seseorang mencegah dan mengatasi depresi sangat penting. Banyak
orang ketika mengalami frustasi selera makannya meningkat. Hal itu baik, karena
kebutuhan energi dan gizi orang yang emngalami depresi jauh lebih tinggi.
Ada
beberapa jenis makanan yang bisa mempengaruhi fungsi otak (neurotransmitter)
yang bisa menajdikan perasaan tenang dan mengurangi depresi, antara lain:
1. Makanan yang kaya akan
vitamin dan mineral: sayuran hijau (bit, ayam, bok ehoy, kubis, brokoli, susu,
kacang-kacangan (kedelai), lentil, dan ikan). Penelitian di AS, sejumlah
narapidana diberi asupan vitamin C teratur, hasilnya tekanan emosional turun,
dan meningkatnya sistem kekebalan tubuh.
2. Kandungan asam folat di
dalam sayuran mampu menurunkan kadar hemosistem yang dihubungkan dengan
kejadian depresi.
3. Zat gizi niasin merupakan
salah satu vitamin B kompleks yang dapat memperbaiki fungsi sel syaraf,
sehingga mengurangi rasa cemas dan panik. Sumber niasin ada di beras merah,
ayam, tuna, daging kambing, gandum, dan buah delima.
4. Zat gizi selenium.
Kekurangan selenium membuat seseorang mudah cemas, uring-uringan, dan depresif.
Sumber seleniumada di kacang-kacangan, tuna, gandum, atau beras.
5. Zat gizi magnesium.
Mekanismenya melalui pengurangan ketegangan otot. Sumber magnesium ada di
bayam, coklat, biji labu, biji bunga matahari, kerang, dan alpukat.
Pantangan Bagi Orang
Depresi
1. Hindari merokok. Konsumsi
1,5 bungkus rokok akan mengurangi asupan vitamin C tubuh hingga 30%.
2. Hindari alkohol. Alkohol
memang dapat mengurangi kegelisahan, namun efek kronisnya justru menyebabkan
depresi tingkat berat. Beberapa keburukan alkohol:
-
Alkohol diserap langsung oleh usus halus dan dapat mencapai sel
otak, akibatnya komunikasi dalam sel otak menjadi buruk dan sulit kosentrasi.
-
Ketergantungan alkohol dapat mengubah fungsi jiwa, sehingga orang
mudah berhalusinasi.
-
Alkohol dapat memperlambat produksi enzim yang diperlukan untuk
mencerna makanan, terutama lemak.
-
Alkohol dapat menghabiskan persediaan vitamin C, asam folat,
vitamin B kompleks lainnya, zat seng, dan vitamin A dalam tubuh.
-
Alkohol memperberat kerja hati.
3. Hindari kafein. Yang
terdapat di kopi, teh, minuman cola, cokelat, dan beberapa obat. Kafein adalah
zat perangsang yang meningkatkan pengeluaran asam lambung dan hormon tiroid
yang dapat menimbulkan kegelisahan. Kafein juga menyebabkan ginjal bekerja lebih
keras untuk bekerja sebagai diuretic (menyebabkan sering buang air kecil). Zat
perangsang ini dapat menghalangi penyerapan zat besi jika dikonsumsi bersama
dengan makanan aatu satu jam setelah makan. Orang sering mengkonsumsi kafein
untuk menambah tenaga secara cepat. Ini adaalh pandangan yang keliru karena
sebenarnya kafein meletihkan kelenjar adrenalin dan akhirnya akan membawa efek
yang melelahkan.
4. Hindari minuman ringan,
karena minuman ini mengandung fosfor yang dapat menetralkan asam hidroklorida di
dalam lambung, sehingga pencernaan terganggu yang akhirnya memperparah tingkat
depresi.
5. Hindari makanan yang
mengandung bahan pengawet, bahan ber MSG, dan natrium tinggi karena dapat
memicu hipertensi dan membuat orang sulit berpikir jernih.
6. Hindari makan-makanan
yang berpotensi mendatangkan iritasi lambung. Makanan yang berlemak tinggi,
makanan pedas, makanan asam, serta daging setengah matang.
7. Hindari konsumsi makanan
manis karena makanan manis akan menghabiskan vitamin B kompleks dalam tubuh,
konversi gula menjadi energi membutuhkan kehadiran vitamin B. Orang-orang
yang menderita defesiensi vitamin B1 akan mengalami gangguan sistem syaraf dan memunculkan
gejala-gejala kelelahan dan mudah terusik.
Cara Makan Ciptakan
Suasana Jiwa
1. Konsumsi makanan secara
perlahan-lahan (kunyah sampai lembut) untuk menciptakan suasana rileks
psikologis, selain itu akan berdampak positif bagi saluran pencernaan. Kalau
menelan makanan yang eblum terkunyah secara sempurna, maka kerja lambung akan
bertambah berat.
2. Makanlah secukupnya,
jangan berlebihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar