Minggu, 03 Agustus 2014

Pengenalan Terhadap Status Gizi

Definisi
Status gizi adalah status kesehatan individu atau populasi yang dipengaruhi oleh asupan dan utilisasi berbagai zat.
Penilaian/pengukuran adalah proses mengumpulkan, analisis, dan interpretasi.
Pengukuran status gizi adalah mengumpulkan, analisis, interpretasi informasi dari pengukuran diet, biokimia, antropometri, dan studi klinis.

Sistem Penilaian Status Gizi
Survey Gizi
-       Data diambil hanya dalam satu waktu
-       Menyediakan data baseline status gizi individu atau status gizi populasi secara keseluruhan
-       Tidak dapat memberikan informasi tentang penyebab malnutrisi
-       Identifikasi area geografis/subpopulasi yang beresiko kurang gizi kronik
-       Formulasi kebijakan
Contoh: NCHS, DHS

Surveilans Gizi
-       Data dikumpulkan berkesinambungan pada populasi yang sama
-       Identifikasi penyebab kurang gizi baik akut dan kronis, sehingga dibuat formulasi dan inisiasi intervensi
-       Dapat mengidentifikasi keadaan yang ditimbulkan akibat perbedaan musim
-       Monitoring kebijakan gizi pemerintah
-       Evaluasi efektifitas dan efikasi program gizi
Contoh: NHANES di US

Skrining Gizi
-       Data dikumpulkan dari keseluruhan populasi atau hanya kelompok beresiko
-       Tidak terlalu komperhensif dibanding survei dan surveilans
-       Mudah dan murah untuk survei skala besar
-       Daat digunakan sebagai pebanding dengan cutoffs untuk mengetahui proporsi yang beresiko

Desain Evaluasi Intervensi Gizi
Within Group Design
-       Mengevaluasi dengan mengukur efek yang diinginkan terjadi
-       Membandingkan outcame dengan tujuan intervensi
-       Paling simpel karena hanya ada satu grup sehingga tidak ada kontrol
-       Contoh: pemberian sumplemen Fe pada target grup (anak prasekolah dengan defesiensi anemia besi), ukur apakah prevalensi defesiensi anemia besi < 10% setelah dua tahun intervensi

Between Group Quasi Experimental Design
-       Lebih dari satu grup, sehingga sudah ada kontrol
-       Diutamakan blinded
-       Subjek tidak dirandomisasi (apakah kelompok intervensi maupun kontrol)
-       Analisa multivariat digunakan untuk mengontrol confounding dan bias
-       Lebih mahal dibandingkan dengan within group design

Randomized Controlled, Double Blind Design
-       Subjek diacak (apakah termasuk kelompok intervensi maupun kontrol)
-       Tujuan randomisasi untuk memastikan kelompok kontrol dan intervensi sebanding pada awal studi
-       Mahal
-       Yakin bahwa intervensi berpengaruh pada outcome

Metode untuk Mengukur Status Gizi
a.   Pengukuran diet: mengukur resiko asupan yang tidak adekuat
-       Mengetahui pola konsumsi makanan
-       Mengetahui asupan dan sumber makanan utama
b.  Laboratorium: identifikasi gangguan biokimia dan fungsi tubuh
-       Biokimia, fisiologis, dan tes perilaku
c.   Antropometri: mengukur gangguan fungsi tubuh
-       Pertumbuhan
-       Komposisi tubuh: tebal lemak tubuh
d.  Klinis: mengukur tanda/gejala klinis
e.   Ekologi

-       Data demografi, sanitasi, kepemilikan lahan, sosio ekonomi

Tidak ada komentar: