Definisi
Status
gizi adalah status kesehatan individu atau populasi yang dipengaruhi oleh
asupan dan utilisasi berbagai zat.
Penilaian/pengukuran adalah proses mengumpulkan, analisis, dan interpretasi.
Pengukuran
status gizi adalah mengumpulkan, analisis, interpretasi
informasi dari pengukuran diet, biokimia, antropometri, dan studi klinis.
Sistem Penilaian Status Gizi
Survey
Gizi
-
Data diambil hanya dalam satu waktu
-
Menyediakan data baseline status gizi
individu atau status gizi populasi secara keseluruhan
-
Tidak dapat memberikan informasi tentang
penyebab malnutrisi
-
Identifikasi area geografis/subpopulasi
yang beresiko kurang gizi kronik
-
Formulasi kebijakan
Contoh: NCHS, DHS
Surveilans
Gizi
-
Data dikumpulkan berkesinambungan pada
populasi yang sama
-
Identifikasi penyebab kurang gizi baik
akut dan kronis, sehingga dibuat formulasi dan inisiasi intervensi
-
Dapat mengidentifikasi keadaan yang
ditimbulkan akibat perbedaan musim
-
Monitoring kebijakan gizi pemerintah
-
Evaluasi efektifitas dan efikasi program
gizi
Contoh: NHANES di US
Skrining
Gizi
-
Data dikumpulkan dari keseluruhan populasi
atau hanya kelompok beresiko
-
Tidak terlalu komperhensif dibanding
survei dan surveilans
-
Mudah dan murah untuk survei skala besar
-
Daat digunakan sebagai pebanding dengan
cutoffs untuk mengetahui proporsi yang beresiko
Desain Evaluasi Intervensi Gizi
Within
Group Design
-
Mengevaluasi dengan mengukur efek yang
diinginkan terjadi
-
Membandingkan outcame dengan tujuan
intervensi
-
Paling simpel karena hanya ada satu grup
sehingga tidak ada kontrol
-
Contoh: pemberian sumplemen Fe pada target
grup (anak prasekolah dengan defesiensi anemia besi), ukur apakah prevalensi
defesiensi anemia besi < 10% setelah dua tahun intervensi
Between
Group Quasi Experimental Design
-
Lebih dari satu grup, sehingga sudah ada
kontrol
-
Diutamakan blinded
-
Subjek tidak dirandomisasi (apakah
kelompok intervensi maupun kontrol)
-
Analisa multivariat digunakan untuk
mengontrol confounding dan bias
-
Lebih mahal dibandingkan dengan within
group design
Randomized
Controlled, Double Blind Design
-
Subjek diacak (apakah termasuk kelompok
intervensi maupun kontrol)
-
Tujuan randomisasi untuk memastikan
kelompok kontrol dan intervensi sebanding pada awal studi
-
Mahal
-
Yakin bahwa intervensi berpengaruh pada
outcome
Metode untuk Mengukur Status Gizi
a.
Pengukuran diet: mengukur resiko asupan
yang tidak adekuat
-
Mengetahui pola konsumsi makanan
-
Mengetahui asupan dan sumber makanan utama
b.
Laboratorium: identifikasi gangguan
biokimia dan fungsi tubuh
-
Biokimia, fisiologis, dan tes perilaku
c.
Antropometri: mengukur gangguan fungsi
tubuh
-
Pertumbuhan
-
Komposisi tubuh: tebal lemak tubuh
d.
Klinis: mengukur tanda/gejala klinis
e.
Ekologi
-
Data demografi, sanitasi, kepemilikan lahan,
sosio ekonomi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar