Pengertian
Menurut Berelson dan Steiner
(1964), motivasi adalah ”all those inner striving
conditions variously described as wishes,
desires, needs, drives, and the like” (kondisi internal, kejiwaan dan mental manusia seperti
keinginan, harapan, kebutuhan, dorongan dan kesukaan yang mendorong individu berperilaku kerja).
Menurut GR. Terry
motivasi adalah keinginan yang terdapat pada seorang individu yang
merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan.
Tujuan Motivasi
1.
Mengubah perilaku bawahan sesuai keinginan pimpinan
2.
Meningkatkan kegairahan kerja pegawai
3.
Meningkatkan disiplin pegawai
4.
Menjaga stabilitas pegawai
5.
Meningkatkan kesejahteraan pegawai
6.
Meningkatkan prestasi pegawai
7.
Mempertinggi moral pegawai
8.
Meningkatkan rasa tanggung jawab pada tugas
9.
Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
10. Memperdalam kecintaan pegawai
terhadap organisasi
Jenis-jenis Motivasi
1. Motivasi positif
Dengan pemberian penghargaan,
hadiah, kehormatan, dll
2. Motivasi negatif
Dengan hukuman, sanksi
Teknik dan Alat Motivasi
Untuk memotivasi pegawai, seorang manajer dapat dapat menggerakkan pegawai
menggunakan teknik atau alat yang berupa :
1. Insentif material : uang,
barang, dll
2. Insentif nonmaterial : promosi
jabatan, piagam penghargaan, penghormatan dll
Insentif merupakan penggerak atau
rangsangan yg secara langsung diarahkan
pada “internal motives”.
Basic Personal Needs
a. Kebutuhan material
Kebutuhan alamiah dan naluriah manusia untuk
melangsungkan hidupnya yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan dengan unsur
kebendaan. Kebutuhan
material merupakan kebutuhan
langsung yang
berhub
dengan eksistensi manusia. Contoh
: makanan, pakaian, perumahan, survival,
pertumbuhan jasmani,
dll.
b.
Kebutuhan material
Kebutuhan
material adalah kebutuhan yang secara tidak langsung berhubungan dengan kelangsungan hidup
manusia. Contoh
: pengakuan, kasih sayang, perhatian, persahabatan, dll
Teori Motivasi
Secara garis besar terbagi 2 :
a.
Monistic theory
Beranggapan bahwa manusia bekerja untuk satu tujuan
yaitu memperoleh uang.
b. Pluralistic theory
Beranggapan bahwa manusia bekerja untuk berbagai macam kebutuhan.
Teori Motivasi Klasik Frederick Herzberg
Teori ini memandang pegawai hanya mau bekerja karena didorong untuk
memenuhi kebutuhan biologis, yaitu kebutuhan untuk mempertahankan hidup saja
yang dapat dicukupi melalui upah, gaji berupa uang atau barang sebagai imbalan
kerjanya.
Teori dua faktor Frederick Herzberg
1. Faktor motivasi, antara lain: kebutuhan psikologis pegawai
2. Faktor pemeliharaan, iklim
kerja yg sehat, misalnya: gaji, kondisi fisik,
lingkungan kerja
Teori Motivasi Abraham H.Maslow
Seseorang mau bekerja karena adanya dorongan bermacam-macam kebutuhan. Kebutuhan tersebut berjenjang, apabila satu kebutuhan yg mendasar telah dipenuhi maka akan meningkat pada kebutuhan yang lebih tinggi dst.
Seseorang mau bekerja karena adanya dorongan bermacam-macam kebutuhan. Kebutuhan tersebut berjenjang, apabila satu kebutuhan yg mendasar telah dipenuhi maka akan meningkat pada kebutuhan yang lebih tinggi dst.
