Kamis, 16 Oktober 2014

Motivasi

Pengertian
Menurut Berelson dan Steiner (1964), motivasi adalah ”all those inner striving conditions variously described as wishes, desires, needs, drives, and the like” (kondisi internal, kejiwaan dan mental manusia seperti keinginan, harapan, kebutuhan, dorongan dan kesukaan yang mendorong individu berperilaku kerja).

Menurut GR. Terry motivasi adalah keinginan yang terdapat pada seorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan.

Tujuan Motivasi
1.       Mengubah perilaku bawahan sesuai keinginan pimpinan
2.       Meningkatkan kegairahan kerja pegawai
3.       Meningkatkan disiplin pegawai
4.       Menjaga stabilitas pegawai
5.       Meningkatkan kesejahteraan pegawai
6.       Meningkatkan prestasi pegawai
7.       Mempertinggi moral pegawai
8.       Meningkatkan rasa tanggung jawab pada tugas
9.       Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
10.  Memperdalam kecintaan pegawai terhadap organisasi

Jenis-jenis Motivasi
1.  Motivasi positif
Dengan pemberian penghargaan, hadiah, kehormatan, dll
2.  Motivasi negatif
Dengan hukuman, sanksi

Teknik dan Alat Motivasi
Untuk memotivasi pegawai, seorang manajer dapat dapat menggerakkan pegawai menggunakan teknik atau alat yang berupa :
1.  Insentif material : uang, barang, dll
2.  Insentif nonmaterial : promosi jabatan, piagam penghargaan, penghormatan dll

Insentif merupakan penggerak   atau rangsangan yg secara langsung diarahkan  pada “internal motives”.

Basic Personal Needs
a.   Kebutuhan material
Kebutuhan alamiah dan naluriah manusia untuk melangsungkan hidupnya yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan dengan unsur kebendaan. Kebutuhan material merupakan kebutuhan langsung yang berhub dengan eksistensi manusia. Contoh : makanan, pakaian, perumahan, survival, pertumbuhan jasmani, dll.
b.  Kebutuhan material
Kebutuhan material adalah kebutuhan yang secara tidak langsung berhubungan dengan kelangsungan hidup manusia. Contoh : pengakuan, kasih sayang, perhatian, persahabatan, dll

Teori Motivasi
Secara garis besar terbagi 2 :
a.   Monistic theory
Beranggapan bahwa manusia bekerja untuk satu tujuan yaitu memperoleh uang.
b.  Pluralistic theory
Beranggapan bahwa manusia bekerja untuk berbagai macam kebutuhan.

Teori Motivasi Klasik Frederick Herzberg
Teori ini memandang pegawai hanya mau bekerja karena didorong untuk memenuhi kebutuhan biologis, yaitu kebutuhan untuk mempertahankan hidup saja yang dapat dicukupi melalui upah, gaji berupa uang atau barang sebagai imbalan kerjanya.

Teori dua faktor Frederick Herzberg
1.  Faktor motivasi, antara lain: kebutuhan psikologis pegawai
2.  Faktor pemeliharaan, iklim kerja yg sehat, misalnya: gaji, kondisi fisik, lingkungan kerja

Teori Motivasi Abraham H.Maslow
Seseorang mau bekerja karena adanya dorongan bermacam-macam kebutuhan. Kebutuhan tersebut berjenjang, apabila satu kebutuhan yg mendasar telah dipenuhi maka akan meningkat pada kebutuhan yang lebih tinggi dst.

Tidak ada komentar: