Senin, 04 Agustus 2014

Faktor yang Harus Dipertimbangkan Ketika Memilih Metode Pengukuran Asupan Makanan

Faktor yang dipertimbangkan ketika memilih metode untuk mengukur asupan makanan
a.   Tingkat tujuan studi
b.  Variasi asupan gizi
c.   Karateristik kelompok studi dan setting
d.  Penolakan responden
e.   Sumber daya yang tersedia
f.    Validitas dan reprodusibilitas metode
g.   Pengukuran error

Tingkatan tujuan studi
Level 1: rata-rata asupan dari suatu kelompok
-       Single 24 hour recall/ hanya 1 kali pencatatan per orang
-       Mewakili seluruh hari dalam 1 minggu
-       Jumlah kelompok studi à tergantung pada presisi yang dibutuhkan dan variasi per subjek
Level 2: proporsi populasi yang beresiko
-       Repeat 24 hour recall/pencatatan minimal yang 1 subsampel (30-40/stratum)
-       Pencatatan minimal 2 hari yang berbeda (non consecutive days). Jika tidak memungkinkan 3 hari berturut-turut
Level 3 atau 4: mengukur “usual” intakes individu untuk rangking atau korelasi
-       Multiple replicates of 24 hpur recall/records (jumlah hari tergantung apakah rangking atau korelasi
-       FFQ/diet history

Faktor variasi asupan gizi
a.   Variasi antar subjek
-       Tergantung kelompok studi dan zat gizi yang akan dianalisis
-       Meminimalisasi: menambah jumlah subjek
b.  Variasi intra subjek
-       Meminimalisasi; menambah hari recall (diutamakan non consecutive day)
-       Variasi intra subjek terkadang lebih besar dibanding antar subjek
c.   Efek umur dan seks
Perbedaan sex à perbedaan jumlah makanan yang dikonsumsi dibandingkan pola
d.  Efek hari
-       Intake hari biasa vs hari libur
-       Harus dapat mewakili seluruh hari dalam satu minggu
e.   Efek musim
Diperhitungkan dengan merandom hari yang mewakili seluruh musim
f.     Sequence effect
Meminimalisasi dengan merandom non consecutive day

Faktor lainnya
a.   Karakteristik kelompok studi dan setting
b.  Responden bisa baca tulis
c.   Penolakan responden untuk penimbangan intake makanan di rumah
d.  Sumber daya yang tersedia
-       Timbangan
-       Kualitas data komposisi makanan
e.   Validitas dan metode reprodukbilitas

Objek apa saja yang termasuk level 1
Objektif 1a
Deskripsi rata-rata atau median usual intake suatu kelompok dengan presisi tertentu.
Objektif 1b
Menunjukkan perbedaan mean atau median intake asupan antara 2 kelompok
Objektif 1c
Menunjukkan perubahan rata-rata yang signifikan intake asupan suatu kelompok berdasarkan pengukuran berpasangan
Objektif 1d
Menunjukkan perubahan rata-rata signifikan intake asupan suatu kelompok berdasarkan pengukuran tidak berpasangan

Objek apa saja yang termasuk level 2
Objektif 2a
Mengetahui distribusi intake suatu kelompok untuk mengukur proporsi intake yang tidak adekuat
Objektif 2b
Mengetahui perubahan signifikan proporsi beresiko intake tidak adekuat sebelum dan sesudah intervensi
Objektif 2c
Mengetahui perbedaan signifikan proporsi  beresiko tidak adekuat antar 2 kelompok
Objektif 2d
-       Menghubungkan resiko intake tidak adekuat dengan variabel umur, seks, geografis (urban dan rulal), komposisi rumah tangga, SES menggunakan cross tabulasi dan X square
-       Pada studi case control dan kohor, RR dapat digunakanuntuk estimasi hubungan

Objek apa saja yang termasuk level 3 dan 4
Objektif 3a
Plot intake usual suatu kelompok makanan
Objektif 3b
Membagi subjek berdasarkan intake gizi
Objektif 4

Mengukur hubungan antara intake nutrien individu dengan indeks status gizi yang diukur pada orang yang sama

Tidak ada komentar: