Senin, 04 Agustus 2014

Penyuluhan Kesehatan

Definisi
        Penyuluhan adalah proses perubahan perilaku di kalangan masyarakat agar mereka tahu, mau, dan mampu melakukan perubahan demi tercapainya peningkatan produksi, pendapatan atau keuntungan, dan perbaikan kesejahteraannya (Subejo, 2010).
        Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan, menanamkan keyakinan sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu, dan mengerti tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.
        Pendidikan kesehatan atau penyuluhan kesehatan adalah semua kegiatan untuk memberikan dan atau meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktek masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri (Notoatmodjo, 2010).
        Penyuluhan kesehatan adalah gabungan berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip-prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan dimana individu, keluarga, kelompok atau masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana cara melakukannya dan melakukan apa yang bisa dilakukan, secara perorangan maupun kelompok dan meminta pertolongan (Effendy, 1998).

Penyuluhan Kesehatan Masyarakat
        Penyuluhan kesehatan masyarakat (dikenal juga dengan promosi kesehatan) adalah upaya memberdayakan individu, kelompok dan mayarakat untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan, melalui peningkatan pengetahuan, kemauan dan kemampuan serta mengembangkan iklim yang mendukung yang dilakukan oleh dari dan untuk masyarakat sesuai dengan sosial budaya dan kondisi setempat.
Dari pengertian tersebut terkandung beberapa prinsip antara lain:
-       Fokus penyuluhan kesehatan masyarakat adalah indivisu, kelompok, dan masyarakat
-       Memberdayakan adalah membangun daya atau mengembangkan kemandirian sehingga mampu memelihara, meningkatkan, dan melindungi kesehatan sendiri dan lingkungannya
-       Upaya tersebut dilakukan dengan menimbulkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat serta mengembangkan iklim yang mendukung
-       Masyarakat aktif berbuat karena upaya pemberdayaan tersebut adalah upaya dari, oleh, dan untuk masyarakat sendiri

Tujuan pendidikan kesehatan (Effendy, 1998):
1.  Tercapainya perubahan perilaku individu, keluarga, dan masyarakat dalam membina dan memelihara perilaku hidup sehat dan lingkungan sehat, serta berperan aktif dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.
2.  Terbentuknya perilaku sehat pada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat yang sesuai dengan konsep hidup sehat baik fisik, mental, dan sosial sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian.

Sedangkan menurut WHO, tujuan penyuluhan kesehatan adalah untuk merubah perilaku perseorangan dan atau masyarakat dalam bidang kesehatan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyuluhan kesehatan
1.  Tingkat pendidikan
Pendidikan dapat mempengaruhi cara pandang seseorang terhadap informasi baru yang diterimanya. Maka dapat dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikannya maka semakin mudah seseorang menerima informasi yang didapatnya.
2.  Tingkat sosial ekonomi
Semakin tinggi tingkay sosial ekonomi seseorang, semakin mudah pula dalam menerima informasi seseorang.
3.  Adat istiadat
Pengaruh dari adat istiadat dalam menerima informasi baru merupakan hal yang tidak dapat diabaikan karena masyarakat kita masih sangat menghargai dan menganggap sesuatu yang tidak boleh diabaikan.
4.  Kepercayaan masyarakat
Masyarakat lebih memperhatikan informasi yang disampaikan oleh orang-orang yang sudah mereka kenal karena sudah timbul kepercayaan masyarakat dengan penyampai informasi.
5.  Ketersediaan waktu di masyarakat
Waktu penyampaian informasi harus memperhatikan tingkat aktivitas masyarakat untuk menjamin tingkat kehadiran masyarakat dalam penyuluhan.

Langkah-langkah dalam penyuluhan kesehatan masyarakat (Effendy, 1998):
1.  Mengkaji kebutuhan kesehatan masyarakat
2.  Menetapkan masalah kesehatan masyarakat
3.  Memprioritaskan masalah yang terlebih dahulu ditangani melalui penyuluhan kesehatan masyarakat
4.  Menyusun perencanaan penyuluhan
-       Menetapkan tujuan
-       Penetapan sasaran
-       Menyusun materi/isi penyuluhan
-       Memilih metode yang tepat
-       Menentukan jenis alat peraga yang akan digunakan
-       Penentuan kriteria evaluasi
-       Pelaksanaan penyuluhan
-       Penilaian hasil penyuluhan

-       Tindak lanjut dari penyuluhan

Tidak ada komentar: