Definisi
Penyuluhan adalah proses perubahan
perilaku di kalangan masyarakat agar mereka tahu, mau, dan mampu melakukan
perubahan demi tercapainya peningkatan produksi, pendapatan atau keuntungan,
dan perbaikan kesejahteraannya (Subejo, 2010).
Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan
pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan, menanamkan keyakinan
sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu, dan mengerti tetapi juga mau dan
bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.
Pendidikan kesehatan atau penyuluhan
kesehatan adalah semua kegiatan untuk memberikan dan atau meningkatkan
pengetahuan, sikap, dan praktek masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan
kesehatan mereka sendiri (Notoatmodjo, 2010).
Penyuluhan kesehatan adalah gabungan
berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip-prinsip belajar
untuk mencapai suatu keadaan dimana individu, keluarga, kelompok atau
masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana cara
melakukannya dan melakukan apa yang bisa dilakukan, secara perorangan maupun
kelompok dan meminta pertolongan (Effendy, 1998).
Penyuluhan Kesehatan
Masyarakat
Penyuluhan kesehatan masyarakat
(dikenal juga dengan promosi kesehatan) adalah upaya memberdayakan individu, kelompok
dan mayarakat untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan, melalui
peningkatan pengetahuan, kemauan dan kemampuan serta mengembangkan iklim yang
mendukung yang dilakukan oleh dari dan untuk masyarakat sesuai dengan sosial
budaya dan kondisi setempat.
Dari
pengertian tersebut terkandung beberapa prinsip antara lain:
-
Fokus penyuluhan kesehatan masyarakat adalah indivisu, kelompok,
dan masyarakat
-
Memberdayakan adalah membangun daya atau mengembangkan kemandirian
sehingga mampu memelihara, meningkatkan, dan melindungi kesehatan sendiri dan
lingkungannya
-
Upaya tersebut dilakukan dengan menimbulkan kesadaran, kemauan,
dan kemampuan untuk hidup sehat serta mengembangkan iklim yang mendukung
-
Masyarakat aktif berbuat karena upaya pemberdayaan tersebut adalah
upaya dari, oleh, dan untuk masyarakat sendiri
Tujuan pendidikan
kesehatan (Effendy, 1998):
1. Tercapainya perubahan
perilaku individu, keluarga, dan masyarakat dalam membina dan memelihara
perilaku hidup sehat dan lingkungan sehat, serta berperan aktif dalam upaya
mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.
2. Terbentuknya perilaku
sehat pada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat yang sesuai dengan
konsep hidup sehat baik fisik, mental, dan sosial sehingga dapat menurunkan
angka kesakitan dan kematian.
Sedangkan
menurut WHO, tujuan penyuluhan kesehatan adalah untuk merubah perilaku
perseorangan dan atau masyarakat dalam bidang kesehatan.
Faktor-faktor yang
mempengaruhi keberhasilan penyuluhan kesehatan
1. Tingkat pendidikan
Pendidikan dapat
mempengaruhi cara pandang seseorang terhadap informasi baru yang diterimanya.
Maka dapat dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikannya maka semakin
mudah seseorang menerima informasi yang didapatnya.
2. Tingkat sosial ekonomi
Semakin tinggi tingkay
sosial ekonomi seseorang, semakin mudah pula dalam menerima informasi
seseorang.
3. Adat istiadat
Pengaruh dari adat
istiadat dalam menerima informasi baru merupakan hal yang tidak dapat diabaikan
karena masyarakat kita masih sangat menghargai dan menganggap sesuatu yang
tidak boleh diabaikan.
4. Kepercayaan masyarakat
Masyarakat lebih
memperhatikan informasi yang disampaikan oleh orang-orang yang sudah mereka
kenal karena sudah timbul kepercayaan masyarakat dengan penyampai informasi.
5. Ketersediaan waktu di
masyarakat
Waktu penyampaian
informasi harus memperhatikan tingkat aktivitas masyarakat untuk menjamin
tingkat kehadiran masyarakat dalam penyuluhan.
Langkah-langkah dalam
penyuluhan kesehatan masyarakat (Effendy, 1998):
1. Mengkaji kebutuhan
kesehatan masyarakat
2. Menetapkan masalah
kesehatan masyarakat
3. Memprioritaskan masalah
yang terlebih dahulu ditangani melalui penyuluhan kesehatan masyarakat
4. Menyusun perencanaan
penyuluhan
-
Menetapkan tujuan
-
Penetapan sasaran
-
Menyusun materi/isi penyuluhan
-
Memilih metode yang tepat
-
Menentukan jenis alat peraga yang akan digunakan
-
Penentuan kriteria evaluasi
-
Pelaksanaan penyuluhan
-
Penilaian hasil penyuluhan
-
Tindak lanjut dari penyuluhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar