Senin, 04 Agustus 2014

Pembentukkan dan Perubahan Sikap

Sebagian besar ahli psikologi sosial berpendapat bahwa sikap terbentuk dari pengalaman melalui proses belajar. Sikap terbentuk setelah individu mengadakan internalisasi:
a.   Observasi dan pengalaman pribadi
b.  Perbandingan pengalaman yang mirip dengan respon yang diberikannya, serta hasil dari reaksi terhadap dirinya
c.   Pengalaman yang melibatkan emosional
d.  Mengadakan perbandingan antara sesuatu yang dihadapinya dan pengalaman orang lain yang lebih berpengalaman

Pembentukkan dan perubahan sikap berlangsung dalam interaksi manusia/interaksi sosial (faktor ekstern: media massa, pendidikan, dll) dan selektivitasnya sendiri, daya pilihannya atau minatnya untuk menerima dan mengolah berbagai pengaruh luar.

Pengaruh sikap tergantung:
a.   Kesiapan seseorang untuk menerikam resiko pengaruh dari luar
b. Karena ketika sikap berubah menyebabkan perubahan diri dan perubahan pada masyarakat dan budaya
c.   Seiring dengan pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Hubungan sikap dan perilaku
1.  Postulat konsistensi
Sikap merupakan petunjuk yang cukup akurat untuk memprediksikan apa yang akan dilakukan seseorang bila ia dihadapkan pada suatu objek sikap postulat variasi independen. Sikap dan perilakuk merupakan dua dimensi dalam diri individu yang berdiri sendiri, terpisah, dan berbeda.
2.  Postulat konsistensi tergantung 
Hubungan sikap dan perilaku sangat ditentukan oleh faktor-faktor situasional (norma-norma, peranan, keanggotaan kelompok, kebudayaan, dsb merupakan kondisi ketergantungan yang dapat mengubah hubungan sikap dan perilaku).


Tidak ada komentar: