Adakah
benda kenangan yang kalian punya dari masa kecil kalian?
Kalau
aku ada, yaitu kertas karbon. Yapz, kertas karbon, kalian ngak salah baca^^.
Kertas karbon yang aku maksud yaitu kertas warna hitam seukuran kertas F4 yang
sering dipakai untuk membuat salinan naskah pada saat mengetik dengan
menggunakan mesin tik. Kenapa benda sederhana ini sangat berharga buat aku,
karena benda ini memiliki cerita sendiri saat aku mendapatkannya, dan juga
benda ini sudah berulang kali hilang dan ngak tau kenapa saat aku teringat
kembali dan mencarinya ngak berapa lama tanpa sengaja aku menemukannya kembali.
Dan pada akhirnya, benda itu pun aku simpan rapi di tempat di mana aku bisa
menemukannya.
Darimana
aku mendapatkan satu helai kertas karbon hitam yang sangat berharga ini. Ini
bermula saat aku duduk di bangku SD, pada saat itu ada satu mata pelajaran yang
sering sekali menggambar peta dijadikan sebagi tugasnya. Maka jadilah saat itu,
mau ngak mau aku harus menggambar peta yang sangat rumit dan detil itu. Aku
bukannya ngak bisa gambar peta, namun terkadang sering nyerah duluan apalagi
pas dapat gambar peta yang memiliki tingkat kerumitan yang tinggi, karena
dikerjakan dengan setengah hati jadinya dapat nilai ya rata-rata dan kadang ngak
puas sendiri lihat gambar sendiri (T.T)
Akhirnya,
setelah tanya-tanya ke beberapa teman yang memiliki gambar peta yang sangat
bagus karena hampir mirip aku mendapatkan suatu cara, ternyata beberapa temanku
itu ada yang menggunakan kertas karbon hitam untuk membantu dalam menggambar
peta. Namun, aku bingung karena aku ngak punya kertas itu, dan tak
disangka-sangka salah satu temenku ada yang nawarin tuk memberi kertas itu ke
aku secara cuma-cuma. Inilah istimewanya, aku sungguh senang sekali mendapatkan
kertas itu, selain karena emang lagi butuh juga karena yang ngasih itu adalah
seseorang yang aku sukai saat itu^^. Rasanya nggak bisa diungkapkan dengan
kata-kata dia baik dan perhatian banget sama aku (pikiran aku saat itu^^),
saking berharganya itu kertas aku pake dengan sangat hati-hati biar nggak rusak
dan aku simpan di dalam atlas biar nggak robek dan aku mudah menemukannya.
Setelah
nggak ada tugas menggambar peta, keberadaan kertas ini pun sempat terlupa, baru
beberapa tahun kemudian aku mengingat keberadaan kertas ini saat aku
membutuhkan dan aku pun mencari kemana-mana atlas tempat aku menaruh kertas
itu, tapi nggak ketemu. Aku pun putus asa, setelah mencoba melupakannya secara
nggak sengaja aku ketemu atlas itu dan syukurlah aku mendapatkan kertas
karbonku yang sangat berharga. Kejadian ini terjadi berulang-ulang dan pada
akhirnya aku mendapatkan kembali kertas karbon ini dan aku pun memutuskan untuk
menyimpan baik-baik kertas karbon ini, walaupun nggak dipake lagi sekarang
siapa tahu nanti dibutuhkan lagian kenangan yang ada di dalam kertas karbon
sederhana ini sangat tak ternilai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar