Jumat, 12 September 2014

Nyeri Punggung

A. Nyeri Punggung
Nyeri punggung adalah serangan sakit pada punggung bagian bawah merupakan petunjuk bahwa punggungnya tidak lagi dalam keadaan baik dan perlu diperkuat. Nyeri punggung merupakan suatu gejala dan bukan suatu penyakit, maka sumber nyeri itu mungkin terletak diluar tulang belakang. Nyeri punggung disebabkan oleh kelainan otot/kejang otot dan tulang. Orang yang menderita nyeri punggung yang semakin memburuk selama 1 sampai 2 minggu, harus diperiksa oleh dokter untuk menghilangkan kemungkinan adanya penyakit yang lain.
Pada dasarnya otot itu merupakan sebuah jaringan yang bisa mengerut, artinya otot itu bertugas dan menjalankan pesan-pesan dengan mengerut atau memendek dan menyantai atau memanjang. Kekuatan otot itu semakin berkembang bila otot semakin dipakai atau dipekerjakan. Kalau tidak dipakai semestinya, maka otot menjadi lemah dan kendur. Kalau sama sekali tidak dipakai, maka otot itu terhenti atau rusak.

B. Seputar Punggung
Cara para ahli menghadapi nyeri punggung sesuai bidang keahlian masing-masing, antara lain:
-       Ahli keamanan kerja, memandang nyeri punggung sebagai hasil suatu keadaan yang tidak aman; misalnya ada bercak minyak pada lantai pabrik, seorang pekerja tergelincir, dan melukai punggungnya.
-       Ahli ergonomi, mendekati nyeri punggung dari sudut apakah ada tekanan-tekanan yang tidak biasa pada tubuh penderita karena desain peralatan ditempat kerja kurang beres.
-       Dokter keluarga, melihat nyeri punggung itu sebagai masalah rasa sakit atau nyeri yang harus dihilangkan, dan harus diobati.
-       Ahli bedah orthopedi, memusatkan perhatiannya pada tulang dan persendian

Kebanyakan orang, baru memperhatikan punggungnya, kalau mulai terasa nyeri. Berbeda dengan mobil baru, manusia lahir didunia tidak disertai buku petunjuk bagaimana memperbaikinya. Banyak orang belum pernah diberi tahu bagaimana punggung itu bekerja dan mengapa bereaksi menurut cara-cara tertentu.
Angka statistik sering dipakai untuk menekankan pentingnya masalah didalam masyarakat. Nyeri punggung menyebabkan lebih banyak waktu hilang daripada pemogokan kerja, sebanyak 20 juta hari kerja hilang setiap tahun karenanya.
Bekerja dengan posisi duduk, posisi duduk pada otot rangka (muscolusskeletal) dan tulang belakang (vertebral) terutama pada pinggang (sacrum lumbar dan thoracic) harus dapat ditahan oleh sandaran kursi agar terhindar dari np dan terhindar dari cepat lelah (fatique). Saat ini terdapat 80% orang hidup setelah dewasa mengalami np, karena berbagai sebab, dan karena np ini mengakibatkan 40% orang tidak masuk kerja. Selain itu, ketika duduk kaki harus berada pada alas kaki dan dalam sikap duduk dapat bergerak dengan relaksasi. Pada posisi duduk tekanan tulang belakang akan meningkat dibanding berdiri atau berbaring, bila posisi duduk tidak benar.
Diasumsikan tekanan posisi tidak duduk 100%, maka tekanan akan meningkat menjadi 140% bila sikap duduk tegang dan kaku, dan tekanan akan meningkat menjadi 190% apabila saat duduk dilakukan membungkuk kedepan. Oleh karena itu perlu sikap duduk yang benar dan dapat relaksasi (tidak statis).
Pada penelitian Dr. Levy dari University College Medical School di Salisbury, Zimbabwe, Sindrom Herniasi Piringan Sendi Tulang Punggung, sebagaimana dikenal dalam bentuk klasiknya jarang terjadi pada orang Afrika. Bahwa, mobilitas tulang punggung yang lebih besar, maupun adanya kerja otot sebagai pekerjaan yang lebih tersebar, merupakan faktor yang mempengaruhi sedikitnya terdapat herniasi piringan sendi tulang punggung.
Di dunia barat dengan masyarakat ber-automasi penuh, sering terdapat nyeri punggung. Sakit punggung bisa dicirikan sebagai penyakit hipokinetik, artinya ketidak giatan dan gaya hidup duduk terus-terusan merupakan faktor utama yang menimbulkannya. Dalam dunia yang semakin diautomasi dalam bekerja, mengadakan perjalanan dan bersantai dengan cara duduk, punggung semakin peka.
Teknologi abad 20 telah mengurangi kerja manusia, sampai ke suatu titik dimana kebanyakan tenaga kerja melakukan tugasnya sambil duduk. Kita bukan hanya duduk waktu bekerja, tetapi juga waktu nonton TV, kita duduk dalam mobil menuju tempat kerja, kita duduk dalam pesawat terbang untuk berlibur dan disana karena lelah duduk selama itu, kita berbaring dipantai untuk bersantai.
Tubuh manusia adalah mesin manusiawi yang diciptakan untuk menyesuaikan diri pada kegiatan secara terus-menerus, maka cara hidup serba duduk yang kita laksanakan itu, menciptakan masalah fisik yang baru. Adaptasi adalah patokan organisme yang hidup’ kini manusia harus menyesuaikan diri pada abad teknologi, dengan tetap berusaha agar tubuhnya segar dan lentur dengan cara-cara lain diluar kerja.
Dr. Bernadino Ramazzini merupakan Bapak Kesehatan Kerja, menyatakan; ‘semua pekerja yang banyak duduk menderita lumbago atau nyeri pinggul’  nasehatnya: “pokoknya berolahragalah pada waktu libur. Manfaatkanlah hari Minggu, sehingga kesalahan hidup duduk berhari-hari agak ternetralisir.”
Karena nyeri punggung mengganggu mereka yang menjalankan tugas sambil duduk terus. Jenis luka punggung bawah yang paling banyak terdapat antara para pekerja disebabkan karena memaksakan diri, artinya punggung pekerja terlalu lemah untuk melakukan suatu tugas, atau sebaliknya tugas itu terlalu berat untuk pekerja dengan punggung yang kuat. 80% kasus nyeri punggung ditimbulkan oleh otot yang berlebihan kerjanya dan berontak terhadap tekanan dengan berkontraksi atau kejang beberapa lama.

C. Tulang Punggung
Tulang punggung, mempunyai tiga tugas utama, antara lain:
-       Tulang punggung merupakan perancah tubuh utama yang mendukung tengkorak dan memancangkan tulang rusuk, panggul dan tulang bahu.
-       Tulang punggung menyediakan daerah yang luas dan bertulang untuk menyematkan otot, urat daging dan ikatan tulang yang mengizinkan tubuh bergerak.
-       Tulang punggung menjadi tempat urat syaraf tulang belakang, yaitu penghubung utama yg menyambung otak dengan semua bagian tubuh lainnya

Tulang punggung terbagi dari lima daerah, yaitu;
•      Tulang punggung tengkuk, daerah ini terdiri dari 7 vertebra atas, yang mendukung kepala dan mengizinkan leher bergerak kekanan dan kekiri.
•      Tulang punggung dada, ada 12 vertebra yang membentuk daerah punggung ini, masing-masing tersemat pada 2 tulang rusuk, sehingga terbentuk rongga rusuk untuk melindungi organ-organ vital, yaitu jantung dan paru-paru.
•      Tulang punggung bawah, ke 5 vertebra besar yang membentuk bagian tulang punggung ini pada bagian bawah punggung lebih lebar dan berat dari tulang-tulang punggung bagian atas, karena harus menyangga bagian terbesar tubuh bagian atas. Vertebra bawah ini memungkinkan tubuh kita untuk membungkuk kedepan dan berkeluk kebelakang.
•      Sakrum, terdiri dari 5 tulang yang terpisah, yang terbentuk sejak perkembangan janin dan akhirnya menyatu menjadi satu bentuk yang bergerak.
•      Tulang tungging, kumpulan 4 tulang kecil pada dasar tulang punggung biasanya disebut tulang ekor. Tulang ekor ini jarang menyulitkan kita, kecuali kalau kita jatuh diatasnya.

D. Mengurangi Nyeri Punggung
Ada tiga jenis rasa sakit yang berhubungan dengan nyeri punggung, yaitu;
•      Sakit akut yang tajam, dalam, langsung dan tiba-tiba, misalnya, yang anda rasakan kalau ibu jari terpukul palu.
•      Sakit kronis yang terus menerus, menumpulkan, dan tak berkurang.
•      Sakit ringan, boleh digolongkan sebagai rasa kurang enak dan kaku, hal ini sering terjadi waktu bangun pagi.

Jenis kurang enak ini adalah suatu peringatan halus bahwa ada sesuatu yg tidak beres dengan punggung. Hilangnya rasa nyeri bukan berarti bahwa sembuhnya punggung. Ada beberapa cara mengurangi nyeri punggung;
•      Beristirahat ditempat tidur
•      Terapi panas
•      Terapi dingin
•      Obat gosok
•      Pijat
•      Analgesik

•      Obat penenang

Tidak ada komentar: