A. Nyeri Punggung
Nyeri punggung adalah
serangan sakit pada punggung bagian bawah merupakan petunjuk bahwa punggungnya
tidak lagi dalam keadaan baik dan perlu diperkuat. Nyeri punggung merupakan
suatu gejala dan bukan suatu penyakit, maka sumber nyeri itu mungkin terletak diluar
tulang belakang. Nyeri punggung disebabkan oleh kelainan otot/kejang otot dan
tulang. Orang yang menderita nyeri punggung yang semakin memburuk selama 1
sampai 2 minggu, harus diperiksa oleh dokter untuk menghilangkan kemungkinan
adanya penyakit yang lain.
Pada dasarnya otot itu
merupakan sebuah jaringan yang bisa mengerut, artinya otot itu bertugas dan
menjalankan pesan-pesan dengan mengerut atau memendek dan menyantai atau
memanjang. Kekuatan otot itu semakin berkembang bila otot semakin dipakai atau
dipekerjakan. Kalau tidak dipakai semestinya, maka otot menjadi lemah dan
kendur. Kalau sama sekali tidak dipakai, maka otot itu terhenti atau rusak.
B. Seputar Punggung
Cara para ahli
menghadapi nyeri punggung sesuai bidang keahlian masing-masing, antara lain:
-
Ahli keamanan kerja, memandang
nyeri punggung sebagai hasil suatu keadaan yang tidak aman; misalnya ada bercak
minyak pada lantai pabrik, seorang pekerja tergelincir, dan melukai
punggungnya.
-
Ahli ergonomi, mendekati
nyeri punggung dari sudut apakah ada tekanan-tekanan yang tidak biasa pada
tubuh penderita karena desain peralatan ditempat kerja kurang beres.
-
Dokter keluarga, melihat
nyeri punggung itu sebagai masalah rasa sakit atau nyeri yang harus dihilangkan,
dan harus diobati.
-
Ahli bedah orthopedi, memusatkan
perhatiannya pada tulang dan persendian
Kebanyakan orang, baru
memperhatikan punggungnya, kalau mulai terasa nyeri. Berbeda dengan mobil baru,
manusia lahir didunia tidak disertai buku petunjuk bagaimana memperbaikinya.
Banyak orang belum pernah diberi tahu bagaimana punggung itu bekerja dan
mengapa bereaksi menurut cara-cara tertentu.
Angka statistik sering
dipakai untuk menekankan pentingnya masalah didalam masyarakat. Nyeri punggung
menyebabkan lebih banyak waktu hilang daripada pemogokan kerja, sebanyak 20
juta hari kerja hilang setiap tahun karenanya.
Bekerja dengan posisi
duduk, posisi duduk pada otot rangka (muscolusskeletal) dan tulang
belakang (vertebral) terutama pada pinggang (sacrum lumbar dan thoracic)
harus dapat ditahan oleh sandaran kursi agar terhindar dari np dan terhindar
dari cepat lelah (fatique). Saat ini terdapat 80% orang hidup setelah
dewasa mengalami np, karena berbagai sebab, dan karena np ini mengakibatkan 40%
orang tidak masuk kerja. Selain itu, ketika duduk kaki harus berada pada alas
kaki dan dalam sikap duduk dapat bergerak dengan relaksasi. Pada posisi duduk
tekanan tulang belakang akan meningkat dibanding berdiri atau berbaring, bila
posisi duduk tidak benar.
Diasumsikan tekanan
posisi tidak duduk 100%, maka tekanan akan meningkat menjadi 140% bila sikap
duduk tegang dan kaku, dan tekanan akan meningkat menjadi 190% apabila saat
duduk dilakukan membungkuk kedepan. Oleh karena itu perlu sikap duduk yang benar
dan dapat relaksasi (tidak statis).
Pada penelitian Dr. Levy
dari University College Medical School di Salisbury, Zimbabwe, Sindrom Herniasi
Piringan Sendi Tulang Punggung, sebagaimana dikenal dalam bentuk klasiknya
jarang terjadi pada orang Afrika. Bahwa, mobilitas tulang punggung yang lebih
besar, maupun adanya kerja otot sebagai pekerjaan yang lebih tersebar,
merupakan faktor yang mempengaruhi sedikitnya terdapat herniasi piringan sendi
tulang punggung.
Di dunia barat dengan
masyarakat ber-automasi penuh, sering terdapat nyeri punggung. Sakit punggung
bisa dicirikan sebagai penyakit hipokinetik, artinya ketidak giatan
dan gaya hidup duduk terus-terusan merupakan faktor utama yang menimbulkannya.
Dalam dunia yang semakin diautomasi dalam bekerja, mengadakan perjalanan dan
bersantai dengan cara duduk, punggung semakin peka.
Teknologi abad 20 telah
mengurangi kerja manusia, sampai ke suatu titik dimana kebanyakan tenaga kerja
melakukan tugasnya sambil duduk. Kita bukan hanya duduk waktu bekerja, tetapi
juga waktu nonton TV, kita duduk dalam mobil menuju tempat kerja, kita duduk
dalam pesawat terbang untuk berlibur dan disana karena lelah duduk selama itu,
kita berbaring dipantai untuk bersantai.
Tubuh manusia adalah
mesin manusiawi yang diciptakan untuk menyesuaikan diri pada kegiatan secara
terus-menerus, maka cara hidup serba duduk yang kita laksanakan itu,
menciptakan masalah fisik yang baru. Adaptasi adalah patokan organisme yang
hidup’ kini manusia harus menyesuaikan diri pada abad teknologi, dengan tetap
berusaha agar tubuhnya segar dan lentur dengan cara-cara lain diluar kerja.
Dr. Bernadino Ramazzini
merupakan Bapak Kesehatan Kerja, menyatakan; ‘semua pekerja yang banyak
duduk menderita lumbago atau nyeri pinggul’ nasehatnya:
“pokoknya berolahragalah pada waktu libur. Manfaatkanlah hari Minggu, sehingga
kesalahan hidup duduk berhari-hari agak ternetralisir.”
Karena nyeri punggung
mengganggu mereka yang menjalankan tugas sambil duduk terus. Jenis luka
punggung bawah yang paling banyak terdapat antara para pekerja disebabkan
karena memaksakan diri, artinya punggung pekerja terlalu lemah untuk melakukan
suatu tugas, atau sebaliknya tugas itu terlalu berat untuk pekerja dengan
punggung yang kuat. 80% kasus nyeri punggung ditimbulkan oleh otot yang berlebihan
kerjanya dan berontak terhadap tekanan dengan berkontraksi atau kejang beberapa
lama.
C. Tulang Punggung
Tulang punggung,
mempunyai tiga tugas utama, antara lain:
-
Tulang punggung merupakan perancah tubuh
utama yang mendukung tengkorak dan memancangkan tulang rusuk, panggul dan
tulang bahu.
-
Tulang punggung menyediakan daerah yang
luas dan bertulang untuk menyematkan otot, urat daging dan ikatan tulang yang
mengizinkan tubuh bergerak.
-
Tulang punggung menjadi tempat urat syaraf
tulang belakang, yaitu penghubung utama yg menyambung otak dengan semua bagian
tubuh lainnya
Tulang punggung terbagi
dari lima daerah, yaitu;
•
Tulang punggung tengkuk, daerah ini
terdiri dari 7 vertebra atas, yang mendukung kepala dan mengizinkan leher
bergerak kekanan dan kekiri.
•
Tulang punggung dada, ada 12 vertebra yang
membentuk daerah punggung ini, masing-masing tersemat pada 2 tulang rusuk,
sehingga terbentuk rongga rusuk untuk melindungi organ-organ vital, yaitu
jantung dan paru-paru.
•
Tulang punggung bawah, ke 5 vertebra besar
yang membentuk bagian tulang punggung ini pada bagian bawah punggung lebih
lebar dan berat dari tulang-tulang punggung bagian atas, karena harus menyangga
bagian terbesar tubuh bagian atas. Vertebra bawah ini memungkinkan tubuh kita
untuk membungkuk kedepan dan berkeluk kebelakang.
•
Sakrum, terdiri dari 5 tulang yang
terpisah, yang terbentuk sejak perkembangan janin dan akhirnya menyatu menjadi
satu bentuk yang bergerak.
•
Tulang tungging, kumpulan 4 tulang kecil
pada dasar tulang punggung biasanya disebut tulang ekor. Tulang ekor ini jarang
menyulitkan kita, kecuali kalau kita jatuh diatasnya.
D. Mengurangi Nyeri Punggung
Ada tiga jenis rasa
sakit yang berhubungan dengan nyeri punggung, yaitu;
•
Sakit akut yang tajam, dalam, langsung dan
tiba-tiba, misalnya, yang anda rasakan kalau ibu jari terpukul palu.
•
Sakit kronis yang terus menerus,
menumpulkan, dan tak berkurang.
•
Sakit ringan, boleh
digolongkan sebagai rasa kurang enak dan kaku, hal ini sering terjadi waktu
bangun pagi.
Jenis kurang enak ini
adalah suatu peringatan halus bahwa ada sesuatu yg tidak beres dengan punggung.
Hilangnya rasa nyeri bukan berarti bahwa sembuhnya punggung. Ada beberapa cara
mengurangi nyeri punggung;
•
Beristirahat ditempat tidur
•
Terapi panas
•
Terapi dingin
•
Obat gosok
•
Pijat
•
Analgesik
•
Obat penenang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar